Awalnya gue juga mikir kalau yang penting itu bahan utama. Ayam, beras, bumbu, selesai. Selama itu aman, usaha harusnya jalan. Tapi setelah dijalanin, ternyata gak sesederhana itu. Justru yang sering bikin usaha terasa “bocor halus” itu bukan biaya besar, tapi biaya kecil yang sering banget diremehkan. Hal-hal yang kelihatannya sepele, tapi karena terjadi setiap hari, lama-lama jadi besar tanpa disadari.
Contoh paling simpel itu minyak goreng. Kelihatannya biasa aja, tapi pemakaiannya cepat banget, apalagi kalau produksi tiap hari. Kadang ngerasa masih bisa dipakai, padahal kualitasnya sudah turun dan akhirnya tetap harus diganti. Belum lagi kemasan seperti box, plastik, sendok, tisu, atau cup sambal. Satuannya memang murah, tapi karena dipakai di setiap pesanan, jumlahnya jadi banyak. Yang sering kejadian, biaya ini gak dimasukin dengan benar ke dalam perhitungan harga jual, karena dianggap kecil. Padahal kalau dikumpulin dalam satu bulan, totalnya bisa cukup besar.
Selain itu, ada juga biaya seperti gas yang sering gak terlalu terasa karena gak dibeli setiap hari. Tapi begitu habis dan harus beli lagi, baru terasa pengeluarannya cukup signifikan. Belum lagi hal-hal yang gak kelihatan seperti sisa makanan yang gak kejual, porsi yang tanpa sadar terlalu banyak, atau bahan yang rusak karena penyimpanan yang kurang tepat. Semua itu sering dianggap wajar, padahal kalau terus terjadi, efeknya nyata ke keuangan usaha.
Dulu gue juga ada di fase itu. Fokus ke hal besar, tapi nganggap remeh yang kecil-kecil. Yang penting rame dulu, yang penting laku dulu. Tapi setelah dijalanin, baru kerasa kalau rame belum tentu aman, dan laku belum tentu untung. Dari situ gue mulai pelan-pelan lebih perhatian ke hal-hal kecil tadi. Mulai dihitung, mulai dikontrol, walaupun belum sempurna. Karena ternyata usaha itu bukan cuma soal jualan, tapi juga soal menjaga supaya yang keluar gak lebih besar dari yang masuk.
Pernah gak kepikiran kalau usaha itu bisa “bocor halus” kayak gini?
Kadang gak kelihatan, tapi kerasa di akhir.
Kira-kira menurut kamu, apalagi yang sering bikin bocor tanpa disadari?
Sharing di komentar, siapa tahu kita sama-sama pernah ngalamin.

